STQ Nasional 2021, Ini Cabang Yang Dilombakan

SERANG, (LPTQ).-

Kepala Sub Direktorat Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an, Rijal Ahmad Rangkuty mengatakan, STQ Nasional ke-26 yang akan berlangsung di Kota Sofifi, Maluku Utara pada 16-25 Oktober 2021, telah siap 100 persen.  Ada empat cabang lombayang akan digelar, Seni Baca Al-Quran, Hafalan Al-Quran, Tafsir Al-Quran, dan Musabaqah Al-Hadits.

“Masing-masing cabang, ada golongan putera dan puteri,” jelasnya.

Disebutkan, cabang lomba STQ Nasional 2021 di Maluku Utara meliputi: Cabang Seni Baca Al-Qur’an: Cabang ini terdiri atas, Golongan Anak-anak (Putra dan Putri) dan
Golongan Dewasa (Putra dan Putri);

Kemudian, Cabang Hafalan Al-Quran, terdiri atas: Golongan 1 Juz dan Tilawah (Putra dan Putri), Golongan 5 Juz dan Tilawah (Putra dan Putri),  Golongan 10 Juz (Putra dan Putri), Golongan 20 Juz (Putra dan Putri), Golongan 30 Juz (Putra dan Putri).

Sementara Cabang Tafsir Al-Quran  terdiri atas  Golongan Tafsir Bahasa Arab (Putra dan Putri).

Adapun Cabang Musabaqah Al-Hadis, terdiri atas  Golongan Hafalan 100 Hadits dengan Sanad (Putra dan Putri), Golongan Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad (Putra dan Putri).

Sebelumnya, Kementerian Agama kembali menggelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional. STQ Nasional ke-26 yang akan digelar di Kota Sofifi, Maluku Utara, 16–25 Oktober 2021.

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menyampaikan, STQ Nasional tidak semata menjadi ajang kompetisi, tapi juga bertujuan menciptakan generasi milenial yang Qur’ani.

“STQ Nasional ini tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi memiliki makna mendekatkan umat kepada nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui STQ Nasional, kita ingin meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an untuk mewujudkan generasi milenial Qur’ani yang unggul menuju Indonesia hebat dan maju,” ungkap Kamaruddin saat mewakili Menag Yaqut Cholil Qoumas, melaunching logo, website, dan event STQ Nasional ke-26 di Aula Nuku Kantor Gubernur Maluku Utara, Senin (28/6).

Kamaruddin berharap, STQN menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an. “Pelaksanaan STQ yang telah membudaya di Tanah Air menjadi angin segar bagi umat Islam untuk lebih giat dan gemar membaca, mempelajari, memahami, dan mengamalkan Al Quran sebagai pedoman hidup yang menuntun manusia kepada perilaku yang baik dan benar,” tuturnya.

STQ Nasional digelar dengan menjalin sinergi dengan banyak pihak. Selain antar instansi pemerintah, pusat, dan daerah, gelaran STQ melibatkan peran aktif ormas Islam, ulama, pengurus masjid, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kepemudaan, organisasi sosial politik, dan media massa.

Hadir dalam launching ini, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al-Yasin Ali, serta jajaran pejabat Pemda Provinsi Malut dan perwakilan pemerintah kota/kabupaten di Malut. Hadir juga, Direktur Penerangam Agama Islam, Syamsul Bahri, perwakilan Kanwil Kemenag Maluku Utara, serta LPTQ Provinsi. Acara juga dihelat secara daring melalui aplikasi zoom meeting yang diikuti perwakilan Kanwil Kemenag dan LPTQ se-Indonesia. (tim)***

 

You might also like