PADAHAL SERBA GRATIS

Oleh Nasuha Abu Bakar, MA
Pengurus LPTQ Kota Tngsel

Manusia memang makhluk yang sangat beruntung, sedemikian banyak ciptaan Allah, semuanya boleh dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Misalnya saja air, dari mulai air sumur, air danau, air sungai, air hujan, air laut, mata air, semuanya boleh digunakan dan dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia.

Tetumbuhan, pepohonan dan bermacam macam kayu, dipersilahkan oleh Allah untuk diolah, dibentuk dan dimanfaatkan untuk kepentingan kehidupan umat manusia. Seperti kayu jati, kayu kamper, kayu Rasamala, kayu Borneo dan macam macam jenis kayu lainnya bisa digunakan dan dibentuk untuk diolah menjadi berbagai macam model olahan kayu. Bukan sekedar diolah menjadi kusen rumah, porniture, bahkan ada yang hobinya membuat rumah kayu, semua bahan bahannya serba kayu. Lagi lagi, manusia makhluk yang sangat beruntung.

Di musim Pandemi seperti saat ini, rumah sakit merasa kesulitan, kewalahan untuk menyiapkan oksigen yang dibutuhkan oleh pasien baik yang sedang menjalani perawatan, ataupun yang bersifat dadakan yang tiba tiba datang dari rumah sakit lain, atau dari klinik ataupun masyarakat yang membutuhkan oksigen. Berburu oksigen sangat melelahkan semua pihak baik rumah sakit pemerintah atau swasta. Dalam kondisi seperti ini bermunculan agen agen baru yang menjadi suplayer oksigen. Dari langkanya oksigen di pasaran, sehingga setiap konsumen dibatasi hanya memperoleh satu tabung. Tidak sedikit juga akhirnya pasien tidak tertolong.

Menurut pak UDB kelangkaan oksigen di pasaran sesungguhnya Allah sedang membuka hati manusia yang selama ini tidak menghargai oksigen yang digratiskan oleh Allah setiap detik di dalam kehidupan sehari-hari umat manusia. Betapa maha pemurah nya Allah menebarkan oksigen. Dan subsidi oksigen yang begitu melimpah ruah tak terhitung jumlahnya diberikan untuk kepentingan manusia. Akan tetapi, betapa banyak manusia yang tidak menyadari tentang status dirinya yang memperoleh limpahan oksigen yang serba gratis. Betapa kehidupan manusia tidak bisa lepas dari kebutuhan oksigen sebagaimana sekarang Allah sedang mengangkat nilai oksigen.*

You might also like