MHQH, Ikhtiar Mencetak Generasi Penghafal Alquran dan Hadis

LPTQ Banten -Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits (MHQH) Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional ke-13 resmi dibuka pada Senin (22/3). kegiatan ini merupakan kerja sama Kementerian Agama dengan Kedutaan Besar Arab Saudi.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin menyampaikan MHQH merupakan upaya untuk menggairahkan pendidikan Al-qur’an dan Hadis di Indonesia. “Musabaqah ini merupakan upaya bersama untuk mendorong dan menggairahkan pendidikan Al-Qur’an dan Hadis sehingga kita bisa melahirkan lebih banyak penghafal Al-Qur’an dan Hadis di masa mendatang,” ungkapnya seperti dilansir Kemenag, Selasa (23/3).

Melalui kegiatan ini, lanjut Kamaruddin Amin, diharapkan makin banyak melahirkan penghafal Al-Qur’an dan hadis yang berkualitas. Bukan saja sekedar hafal, tetapi paham makna yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan hadis. “Minat generasi  muda Islam di tanah air dalam ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis harus terus dikembangkan, tidak boleh pudar dari masa ke masa,” tuturnya.

Sebagai wujud kerja sama antara Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Indonesia, Kamaruddin berharap agar kerja sama antara kedua negara bisa terus dilanjutkan dan terus dikembangkan.

“Saya berharap kerja sama ini akan tetap terjalin dan semakin berkembang dalam bidang-bidang lain terkait kemaslahatan umat. Semoga Musabaqah Amir Sultan bin Abdul Aziz ini juga memberi semangat, motivasi, dan apresiasi kepada anak-anak kita para hafizh Al-Qur’an dan Hadis,” tambah Kamaruddin.

MHQH Pangeran Sultan Bin Abdul Aziz Alu Su’ud tingkat nasional 2021 ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan berlangsung selama empat hari, 22-25 Maret 2021. Tercatat sebanyak 250 Hafiz dan Hafizah dari 34 provinsi di Indonesia akan mengikuti lima cabang perlombaan MHQH ke-13 ini. Mereka adalah hafiz Al-Qur’an dan Hadits terbaik dari berbagai daerah yang diutus oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Provinsi dan Pondok Pesantren,

Cabang yang dilombakan terdiri atas hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz, dan 10 juz untuk putra dan putri. Sedangkan hafalan hadits hanya untuk putra dengan menghafal Kitab Hadits Umdatul Ahkam.

Hadir dalam pembukaaan MHQH Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Tingkat Nasional ke-13, Atase Agama Kedubes Arab Saudi Ahmed bin Essa Al-Hazmi. Sementara Ketua Yayasan Amir Sultan bin Abdul Aziz Alu Su’ud Sholeh Ibrahim Al-Khulaifi, menyampaikan sambutan secara virtual.

You might also like