LOKAL BAHASA

Oleh  Dr.H.Ismatullah Syichabudin, S.Pd.,M.Pd

 

TANAH serumpun semenanjung Melayu, Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, menggunakan bahasa Nasionalnya berbahasa Inggris, sedangkan Tagalog,  Mandarin, Sansakerta semakin menghilang, masih beruntung Indonesia menjadi pewaris Melayu karena menjadikannya bahasa Melayu sebagai bahasa Negara dan pemersatu bangsa dengan memperkayanya melalui serapan Bahasa Arab, India, Inggris, Belanda, Portugis,Cina dan bahasa daerah itu sendiri.

Mari kita lestarikan bahasa daerah lokalnya masing-masing, bahasa di semenanjung Melayu, jangan sampai kita mencintai bahasa Asing tapi bahasa Ibu terabaikan.

Kita harus bangga 350 tahun terjajah tidak menjadikan kita mengubah bahasa negara menjadi Bahasa Belanda, Kecuali Timor leste tetangga kita menjadikan bahasa Portugis Bahasa Nasionalnya, Papua New Guinea, Australia, New Zealand menggunakan bahasa tuannya, Bahasa Inggris, bukan aborigin dan maori bahasa lokalnya.

Mari kita deklarasikan Hari Bahasa Daerah Lokal, Sumpah pemuda ikrar bahasa Indonesia, Kapan kita Deklarasikan Bahasa Daerah?

Tidak perlu hari libur, tapi kita lakukan satu hari dalam  seminggu sekali berbahasa daerah dengan keluarga kita.

Hidup bahasa daerah, Bebasan Cilegon, Hidup Indonesia. Hidup Semenanjung Melayu.

Bahasa Identitas Bangsa.

Penulis, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon

You might also like