Keistimewaan Bulan Rajab

Oleh Drs. H.M. Rasna Dahlan, M.Ag

 

Setiap bulan mempunyai keistimewaan dan mengandung nilai-nilai historis. Bulan Muharam misalnya, ia memiliki keistimewaan yaitu sebagai bulan pertama bulan Qomariyah (Hijriyah), selamatnya Nabi Ibrahim As dari pembakaran api Raja Namrud, selamatnya Nabi Nuh As dari bencana banjir, selamatnya Nabi Yunus As dari perut ikan hiu, selamatnya Nabi Muhammad SAW dari kepungan orang-orang kafir quraisy, dll.

Bulan Rabiul’awal adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Bulan Dzulhijjah adalah diwajibkannya  umat islam untuk menunaikan ibadah haji dan hari raya qurban. Bulan Rajab adalah bulan terjadinya peristiwa Isro dan Mi’roj Nabu Muhammad SAW. Bulan Sya’ban dengan Nisfu Sya’bannya. Bulan Ramadhan diwajibkan berpuasa, Bulan Syawal dengan Idul Fitrinya dan Seterusnya.

Bulan Rajab

Rajab maknanya agung. Dinamakan Rajab karena orang-orang arab mengagungkannya dan para penjaga pintu Ka’bah untuk membuka pintu Ka’bah sepanjang bulan Rajab, Sedangkan untuk bulan-bulan yang lainnya, hanya dibuka setiap hari senin dan kamis, mereka ( para penjaga pintu Ka’bah ) berkata : Bulan ini adalah bulan ALLAH SWT, Ka’bah ini adalah Ka’bah ALLAH SWT, maka tidak dilarang hamba ALLAH masuk rumah ALLAH dalam bulan ALLAH.

Disebutkan pula bahwa bulan Rajab dinamakan “pekak” karena Malaikat Kiroman Kaatibin mencatat semua kebaikan dan semua kejahatan disemua bulan, dan dibulan ini (Rajab) mereka hanya menulis semua kebaikan dan tidak mencatat segala macam kejahatan, karena mereka tidak mendengarkan kejahatan dibulan Rajab yang harus dicatat. Nabi SAW Bersabda :

اِنَّ رَجـَبَ شَهْـرُاللهِ وَشَعْـبَانَ شَهْـرِيْ وَرَمَضَانَ شَهْـرُ اُمَّتِى

“ Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya’ban Bulan KU dan Ramadhan Bulan Umat Ku “

Tentang keutamaan-keutamaan bulan Rajab, hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, bahwa berpuasa pada permulaan bulan Rajab, merupakan pengahapusan dosa selama 3 tahun, pada hari kedua penghapusan dosa 2 tahun, pada hari keriga penghapusan dosa 1 tahun, kemudian pada tiap-tiap hari penghapusan dosa 1 bulan.

 

ANJURAN AMALIYAH DIBULAN RAJAB

Berdasarkan beberapa keterangan Hadist Nabi SAW, umat islam dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan dibulan Rajab antara lain :

  1. Barang siapa yang meghidupkan malam pertama bulan Rajab / berjaga malam dengan ibadah, maka hatinya takkan mati disaat orang lain hatinya mati, ALLAH melimpahkan kebaikan bahkan menjadi bersih dari dosa seperti saat dilahirkan dari ibunya, dan dapat memberikan pertolongan terhadap 70.000 orang yang berdosa yang seharusnya masuk neraka.
  2. Melaksanakan puasa, Barang siapa berpuasa di bulan rajab satu hari dengan penuh keimanan, keikhlasan maka akan mendapat keridhoan ALLAH, Barang siapa yang berpuasa dua hari, maka ALLAH akan memberikan kemulyaan kepadanya, Barang siapa yang berpuasa tiga hari, maka ALLAH menyelamatkan dari bahaya dunia dan siksa akhirat, dari penyakit gila, penyakit lepra dan diselamatkan pula dari fitnah Syetan Dajjal. Barang siapa berpuasa 7 hari, maka ditutuplah 7 pintu neraka jahanam, barang siapa berpuasa 8 hari, maka dibukalah pintu surga, Barang siapa berpuasa 10 hari, maka ia akan diberikan sesuatu oleh ALLAH SWT walaupun tidak memintanya, Barang siapa yeng berpuas 15 hari, maka ALLAH akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan mengganti semua kejahatannya dengan kebaikan-kebaikan. Dan barang siapa yang menambah puasanya, maka ALLAH akan menambah pahalanya.

 

Amalan lain dibulan Rajab adalah shalat sunnah. Hadist Nabi SAW, riwayat Anas Bin Malik : “barang siapa melaksanakan shalat sunnah sesudah magrib pada bulan Rajab sebanyak 20 Rakaat serta membaca didalam tiap-tiap rakaatnya Surat Al-fatihah dan Al-Ikhlas, maka akan dijaga oleh ALLAH dan dijaga pula ahli keluarganya dan orang-orang yang menjadi tanggungannya dari bahaya dunia dan siksa Akhirat.”

Khalifah Abu Bakar Shidiq RA, berkata : “ Apabila telah lewat sepertiga malam jum’at dalam bulan Rajab, maka para Malaikat dilangit dan dibumi berkumpul di Ka’bah, maka ALLAH melihat mereka dan berkata : “ Hai para Malaikat Ku, mintalah kamu sekalian apa yang kamu kehendaki “, mereka menjawab : “ Tuhan kami hajat kami adalah agar supaya engkau berkenan memberi ampunan kepada siapa saja yang berpuasa dibulan Rajab”.

Pahala (upah) lain, bagi orang yang berpuasa bulan Rajab adalah akan masuk Surga Rajab, Hadist Nabi SAW : “ Sesungguhnya didalam Surga terdapat sebuah sungai yang namanya RAJAB, airnya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari pada madu, barang siapa berpuasa satu hari dari bulan itu, maka ALLAH akan memberi minum kepadanya dari sungai itu”.

Hadist lain menyatakan : “ Semua manusia dalam keadaan lapar dan haus dihari Kiamat kecuali para Nabi, para keluarganya, dan orang yang berpuasa pada bulan Rajab, Sya`ban dan bulan Ramadhan, maka sungguh mereka kenyang serta tidak ada lapar dan haus bagi mereka “

Hadist Nabi yang lain : “Apabila datang hrari kiamat, maka ada suara memanggil : “dimana para ahli Rajab ( yang puasa, yang shalat malam, yang membaca shalawat dan yang memperbanyak ibadah ) maka memancarlah sinar, kemudian diikuti oleh Malaikat Jibril dan Malaikat Mikaail AS, dan diikuti pula oleh para ahli Rajab. Dan mereka semua melewati jembatan (Shirotol Mustaqim) laksana halilintar yang menyambar, kemudian mereka sujud kepada ALLAH SWT untuk bersyukur  karena sudah bisa melewati jembatan tadi, maka ALLAH berfirman “ Hai para ahli Rajab, angkatlah kepalamu pada hari ini sebab kamu sekalian telah bersujud didunia dibulan Rajab Ku dan pergilah ke tempatmu masing-masing (surga)”.

 

 

You might also like