ITU PILIHAN, BUKAN TAWARAN

Oleh Nasuha Abu Bakar, MA

Pengurus LPTQ Tangsel. Pengasuh Ponpes Sabiluna Tangsel

Masih ingat lagu yang dinyanyikan oleh anak-anak di bangku TK, yang judulnya “Cicak cicak di dinding?” Lengkapnya sebagai berikut:

Cicak cicak di dinding

Diam diam merayap

Datang seekor nyamuk

Hap…lalu ditangkap

Lagu di atas syairnya sangat pendek, ringan, simpel dan sederhana, tetapi kandungan pesannya sangat dalam dan menakjubkan.

Coba sejenak kita tafakur dan renungkan, ketika sudah “WUSHUL” meminjam istilah dalam ilmu tasawuf yang maksudnya telah sampai pada titik sasarannya, maka kita akan terpana karena terkagum kagum dengan faktanya.

Tidak terjangkau oleh logika dan nalar kita manusia, cicak yang tidak memiliki sayap, tidak mampu terbang ditakdirkan untuk berburu nyamuk yang bersayap dan mampu terbang kemana-mana.

Inikan sangat unik, tapi inilah yang namanya “Kuasa Allah” yang mustahil menurut akan mungkin menurut taqdir.

Lagu sederhana yang disusun oleh seorang AT Mahmud, pencipta lagu anak anak yang sudah masyhur di tingkat nasional.

Subhanallah….. Saya teringat dengan firman Allah yang maknanya, “Semua yang melata di atas bumi sudah dijamin rezekinya oleh Allah. Silahkan lihat surat ke 11 ayat 6.

Di dalam ayat itu lebih detail, Allah bukan sekedar menjamin rezeki makhluk ciptaan-Nya, Allah juga sangat memahami dan mengetahui secara jelas tempat kediaman makhluk makhluk-Nya. Dengan cara Allah menggiring cicak menepi di sekitar dinding, itu merupakan anugerah rezeki untuk cicak. Itu sebagai bukti bahwa rezeki diatur dan disubsidi oleh Allah.

Dua pekan belakangan saya menjumpai peristiwa yang sangat ganjil. Ketika saya masuk ke kamar mandi karena siap-siap untuk membersihkan badan,  dikejutkan dengan dua ekor cicak sedang berada di kamar mandi, tepatnya di dekat saluran pembuangan air.

Kejadian seperti itu berulang ulang. Setelah saya perhatikan dengan serius, ternyata di saluran pembuangan air di kamar mandi itu ada nyamuk yang sedang hinggap di atas tutup saringannya.

Padahal, pada umumnya cicak sangat takut pada air. Di saluran pembuangan air itu keadaannya basah, baunya tidak sedap dan pasti lembab bahkan bisa basah. Dan itu bisa membahayakan kelangsungan hidupnya.

Demikian juga banyak hamba Allah yang memilih jalan mencari rezeki di tempat yang tidak terpuji, di tempat tempat yang membahayakan dan mengancam keselamatan nyawanya. Padahal Allah sudah memberikan tempat yang sangat luas dan tak terhingga luas dan banyaknya, tempatnya luas, caranya halal dan aman. Seperti berdagang, bertani, menangkap ikan, beternak dan masih banyak profesi lainnya.

Kalau ada yang ditembus dengan peluru tinah, bisa dipastikan karena melakukan transaksi yang dilarang baik oleh negara dan agama.

Itulah adalah risiko dari sebuah pilihan, padahal Allah sudah menyiapkan dan membuka rezeki yang seluas-luasnya sebagaimana luasnya bentangan dinding untuk cicak dibanding sekadar di sekitar saringan pembuangan air di kamar mandi.

Wallaahu ‘alamu bish shawaab wa ilahil musta’aan.***

 

You might also like