BAHAYANYA KESELEO LIDAH

Oleh Nasuha Abu Bakar MA

Pengurus LPTQ Kota Tangerang Selatan

 

Pada saat duduk di bangku madrasah ibtidaiyah kenangan terindah bagi saya dan sahabat sahabat bermain sepak bola di halaman madrasah tempat kami melakukan upacara apel setiap senin pagi. Bola yang digunakan untuk bermain sangat sederhana, yaitu hanya bola tendang yang terbuat dari plastik.

 

Kadang ketika bermainnya sedang seru serunya gak segan segan kami sering beradu dua kaki dengan penuh tenaga. Sering lupa klo bola plastik sangat tipis tidak sekuat bola kulit. Akhirnya bola plastiknya pecah.

 

Biasanya kami anak anak kampung tidak pernah kehabisan akal, bola plastik pecah diganti dengan jerami padi yang diikat dengan tali rapia terus dibungkus dengan plastik. Akhirnya team saya dan team lawan dapat melanjutkan permainan.

 

Permainan dengan menggunakan bola plastik ataupun jerami padi tidak kalah semangat nya dengan yang menggunakan bola kulit. Karena kelewat semangat kadang sampai lupa waktu dan lupa memikirkan keselamatan. Sering juga di antara kami yang terkilir tangan nya, KESELEO kakinya.

 

Saya pun pernah mengalami KESELEO pergelangan kaki. Masya Allah…..rasa ngilu nya, rasa nyut nyutan tidak dapat diceritakan kepada orang lain.

 

Mak Suminah yang biasanya bisa menyembuhkan setiap kali saya KESELEO kaki. Hanya memerlukan waktu 15 menitan rasa ngilu kaki saya bisa kembali sehat. Bukan saya saja pasien satu satunya yang lainnya pun banyak yang antri di rumah Mak Suminah. Lagi lagi hanya butuh waktu 10 – 15 menitan kaki yang KESELEO sudah kembali normal seperti sebelumnya.

 

Berbeda dengan kalau kita KESELEO LIDAH, tidak mudah untuk menyembuhkannya, tidak bisa disembuhkan dengan diurut oleh Mak Suminah, tidak bisa disembuhkan dengan penanganan medis walaupun rumah sakit yang bonafid, tidak ada Dokter spesialis nya. Yang tersakiti gara gara KESELEO LIDAH bisa sepanjang masa, bisa lintas generasi.

 

Oleh karena itu, pesan saya sederhana saja, ikuti nasihat nabi tercinta, siapa yang merasa dirinya beriman kepada Allah dan kepada hari akhir,  maka hendaklah berkata yang baik, atau lebih baik diam (bilamana tidak mampu mengatakan yang baik) maka diam itu lebih baik. Keselamatan manusia sangat bergantung pada bagaimana kemampuan manusia mengatur lisannya. Karena orang sering KESELEO LIDAH membuat pelakunya banyak menghadapi kesulitan-kesulitan.

 

Di zaman milenial kejadian KESELEO LIDAH sedikit terjadi, yang sering terjadi KESELEO JARI TANGAN, yaitu dengan menggunakan handphone. Bahaya KESELEO JARI TANGAN lebih berbahaya dari pada KESELEO KAKI. Baik KESELEO LIDAH dan KESELEO JARI TANGAN sama berbahayanya.*

You might also like